Tampilkan postingan dengan label Minuman Khas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minuman Khas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Serbat

Serbat (Bubuk soda; Etimologi: Bahasa Turki dan Persia; Turki şerbet, dari Persia dan Urdu شربت, Hindi sharbat, dari bahasa Arab minuman sharba)

Di Indonesia serbat adalah minuman khas yang diramu dari bahan-bahan alami, laiknya jamu. Bedanya, jika jamu berasa pahit, maka serbat ini berasapedas, karena pengaruh jahe. Bentuknya bundar sebesar koin Rp 100 dan berwarna coklat. Di Indonesia serbat berkembang sebagai perpaduan ramuan jamuJawa dan Tiongkok. Ramuan Jawa ini terlihat pada jahe, kencur, merica, serai, cabepuyang, kemiri, adas pulowaras, dsb. Sedangkan ramuan dari Tiongkok terlihat pada bahan-bahan ganti, waron, mesoyi, akar, juankiong, dan kayu legi.

Serbat enak diminum dengan air hangat. Kala musim penghujan atau di daerah pegunungan, serbat banyak diminum untuk menghangatkan badan. Selain itu cocok juga untuk menghilangkan pegal-pegal, perut kembung, dan masuk angin.
Serbat Blewah
sumber (http://www.wikipedia.org)
Posted by Michella Juliana

Wedang Jahe

Wedang adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah. Minuman ini dinamakan demikian karena bahan-bahan yang berupa dedaunan mirip dengan sampah. Wedang uwuh disajikan panas/hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum. Minuman ini banyak dijual di kawasan pemakaman Imogiri. Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang. Wedang Uwuh ini adalah minuman khas dari Imogiri, Bantul. Bahan-bahan dan khasiat wedang uwuh adalah sebagai berikut:
1. Jahe.
2. Kayu Secang
3. Cengkeh, Bunga Cengkeh, Batang Cengkeh dan Daun Cengkeh
4. Kayu Manis dan Daun Kayu Manis
5. Pala dan Daun Pala
6. Akar Sereh dan Daun Sereh
7. Kapulogo
8. Gula Batu

Senin, 14 November 2011

Teh Poci

Teh Poci yaitu teh diseduh dalam poci (cerek kecil) dari tanah liat dan ditambah dengan gula batu dan diminum panas-panas, minuman ini sangat disukai oleh masyarakat Tegal, Slawi, Pemalang, Brebes dan sekitarnya.
Ada istilah teh poci "WASGITEL" singkatan dari wangi, panas, sepet, legi, lan (dan) kentel (kental), yang artinya teh panas, manis, wangi beraroma bunga melati dan berwarna hitam pekat/kental.
Teh Poci biasanya menggunakan teh (hijau) melati yang mengeluarkan aroma yang khas, dan biasa disajikan dipagi atau sore / malam hari dengan ditemani makanan kecil. Poci yang digunakan untuk menyeduh teh poci biasanya bagian dalam pocinya tidak pernah dicuci tetapi cukup dibuang sisa tehnya saja. Hal ini dipercaya masyarakat Tegal kerak sisa teh tadi akan menambah cita rasa dan aroma teh poci menjadi semakin enak.
Di luar daerah Tegal teh poci dapat dijumpai di warteg (Warung Tegal). Perangkat minum teh poci yang asli adalah poci (cerek kecil) dan cangkir dari tanah liat.


sumber //www.wikipedia.com//
by "feby kusumajanti"

Jumat, 28 Oktober 2011

Adon-adon Coro



Adon-adon coro merupakan minuman tradisional khas Jepara dengan bahan : jahe, gula merah, santan, potongan kelapa muda (dibakar), dan jamu (rempah-rempah). Cara pembuatannya adalah : jahe, gula merah, santan, & potongan kelapa direbus dengan air secukupnua sampai mendidih. Sedangkan rempah-rempah sebagai jamu penolak masuk angin diracik (dicampur) tersendiri. Cara penyajiannya : satu sendok jamu ditaruh di dalam mangkok, lalu disiram dengan wedang jahe dan diminum selagi masih panas / hangat. Pada sore dan malam hari penjaja minuman Adon-adon coro banyak kita jumpai di pelataran sekitar Shopping Centre Jepara (SCJ) di sebelah utara Alun-alun Jepara. Harganya cukup murah dan dijamin dapat menghangatkan badan.

sumber http://www.wikipedia.org/
by nadia sanulita

Kamis, 20 Oktober 2011

Es Cendol

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol.

Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol. Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.

sumber : http://www.wikipedia.org/
by Michella Juliana

BAJIGUR

posted by : Ranisha Kaur



Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili.

Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.

Es Selendang Mayang

posted by : Ranisha Kaur



Banyak yang tidak mengenal jajanan tradisional khas Betawi ini. Rasanya legit manis paling enak dimakan dalam keadaan dingin, sluuurp nikmat! Meskipun jajanan yang satu ini sudah jarang ditemui, tapi masih tetap diminati oleh para penikmat kuliner.

Selendang mayang, mungkin beberapa orang masih asing dengan nama makanan yang satu ini. Makanan ini mungkin bisa dibilang salah satu pusaka kuliner dari Betawi. Hal ini dikarenakan keberadaannya yang sudah sangat jarang sekali ditemui di Jakarta.